komputer88

kompi88.com

Banner

Create DLNA Server

Article Index
Create DLNA Server
DLNA dengan Serviio
DLNA dengan TVMOBiLi
DLNA dengan WMPr 11
Jika konfigurasi betul
All Pages

DLNA server memungkinkan adanya hubungan antara media penyimpanan digital, player, dan berbagi data digital dalam suatu network. Contohnya, saya mempunyai sebuah Full HD 1080p LCD TV, tetapi..

rasanya tidak ada nilai lebih dari sebuah TV digital walaupun saya bisa menghubungkan dengan Blu-ray, external hardisk dan perangkat home theater. Mungkin fungsinya sudah lebih dari cukup untuk kebanyakan orang, tapi belum cukup untuk saya.

Permasalahannya karena saya terlalu malas untuk mengganti CD Blu-ray setiap kali ingin menonton movie, dengan menyimpan koleksi movie, musik dan foto di external hardisk pun rasanya masih malas karena harus selalu membawa external hardisk dari rumah atau ke kantor dan karena koleksi saya hampir 2TB rasanya tidak praktis menggunakan banyak external hardisk. Selain itu karena hanya format tertentu yang bisa di jalankan secara langsung jika menggunakan external hardisk yang langsung terhubung dengan TV. Nah, ini awal permasalahannya.

Sekarang kita lihat apa yang saya punya, saya punya LCD TV 46" dirumah, LCD TV 40" dirumah saudara, sebuah samba server dikantor (tapi saya tidak punya privilege untuk menginstall DLNA di server tersebut) dan koneksi internet.

Saatnya bermain, kebetulan semua LCD TV yang kami miliki mempunyai fasilitas untuk menjalankan sebuah DLNA server yang disupport oleh vendor, tetapi produk DLNA ini mempunyai kekurangan karena tidak bisa menjalankan (movie/music/gambar) jika source data berasal dari network Sebenarnya Windows Media Player Versi 11 pun bisa digunakan untuk menjadi DLNA server. Tetapi juga mempunyai keterbatasan tidak bisa jika digunakan untuk mengambil data dari network. Solusinya saya pakai Serviio, sebuah freeware software. Selain itu TVMOBiLi juga layak untuk digunakan, TVMOBiLi adalah DLNA sever berbasis WEB. Keduanya support untuk mengambil data dari network ( dalam hal ini server dan penyimpanan data terpisah) jika server dan data ada dalam 1 unit komputer yang sama, menggunakan Windows Media Player Versi 11 sudah cukup. Saya lebih prefer untuk menggunakan Serviio karena untuk tipe LCD TV yang saya gunakan bisa membaca file *.srt, sedangkan TVMOBiLi tidak bisa. Karena keduanya freeware anda tidak bisa menuntut terlalu banyak, jika anda ingin menuntut banyak maka DLNA server dengan Commerciall Licence is your best friend.

Kembali ke rencana awal saya yaitu untuk menghubungkan antara server samba di kantor dengan LCD TV di rumah via internet agar saya bisa memperoleh nilai lebih dari TV yang saya punya. Satu hal yang pasti saya harus punya koneksi (WAN/LAN). Selain itu karena saya tidak mempunyai privilege untuk melakukan instalasi di samba server, saya harus menyediakan sebuah PC yang berfungsi sebagai DLNA server. Kebetulan ada PC rongsokan di gudang, jadi bisa dipakai, tapi karena ternyata PC itu terlalu antik, jadinya sering hang pada saat load library. Terpaksa beli notebok bekas dengan procesor atom, karena dengan pertimbangan harganya murah dan irit listrik.

Konfigurasi seperti ini:

TV --- Modem --- Internet ----- Modem ---- DLNA ----- Samba Server

Jika anda bertanya kenapa saya membuat seperti ini, jawabnya mudah:

  • Buat apa beli TV baru kalau tidak bisa dimanfaatkan maksimal. Kalau cuma buat nonton Blu-Ray dan Home theater, LCD TV jadul juga bisa.

  • Dengan cara ini, hanya dengan 1 tempat penyimpana data saya bisa berbagi content, ketika saya di rumah, saya tetap bisa mempresentasikan content multimedia terbaru tanpa harus repot membawa hardisk/ meng-copy data ke notebook.

  • Tidak boros uang untuk beli external hardisk.

  • Lebih banyak jenis file yang di support jika dibandingkan dengan menghubungkan external hardisk ke TV.

  • Yang paling penting, ketika saya di rumah saudara yang berbeda kota saya masih bisa nonton menonton content multimedia yang disimpan di server, bisa berbagi foto keluarga, bisa berbagi film tentang keponakan yang lucu.

Langkah- langkah konfigurasi:

  1. Konfigurasi IP dari TV terlebih dahulu.

  2. Pastikan kabel LAN sudah terpasang antara TV dan Modem/Switch

  3. Jika sudah terkonfigurasi coba lakukan ping dari TV ke modem. Jika ada balasan berarti konfigurasi sudah betul.

Konfigurasi modem:

Tergantung kebutuhan. Karena disini saya tidak membahas tentang konfigurasi network. Anda bisa lihat disini.

Konfigurasi samba server:

Tergantung kebutuhan. Kebetulan saya menggunakan samba. Bagaimana cara membuat sharing dengan samba dan bagaimana mengijinkan folder-folder yang di sharing bisa dilihat disini.



You are here: