Kenaikan TDL 2010 sejak bulan Oktober benar-benar membuat tagihan listrik melonjak. Sedikit banyak kita perlu tahu cara perhitungan tarif, sehingga tidak terlalu terkejut dengan tagihan bulanan. Tabel perhitungan bisa diambil disini.
| Gol | Tarif | Phasa Tegangan | Batas Daya | TDL 2010 | ||||
| RM | RP BLOK 1 | RP BLOK 2 - RP LWBP | RP Blok 3 - RP WBP | KVARH | ||||
| B2 | TR |
1 Phasa |
7700 VA | 277.200 | Rp- | Rp 900 | Rp 1380 | Rp- |
Contoh ini menggunakan Tarif Golongan B2 (bisnis 2) 7700W 1 Phasa.
A. Menghitung jumlah pemakaian / bulan:
Pemakaian akhir : 88.040 kwh
Pemakaian awal : 84.515 kwh
Selisih Akhir- Awal : 3.525 kwh ---- (a)
B. Menghitung pemakaian Blok 2 : (7700W X 66,5) /1000 = 512 ---- (b)
C. Menghitung pemakaian Blok 3 : 3.525 – 512 = 3.013 ---- (c)
D. Lihat di tabel: Blok 2 Rp.900 ---- (d)
Blok 3 Rp. 1380 ---- (e)
- Biaya Blok 2 : (b) X (d) 512 X 900 = 460.800 ---- (f)
- Biaya Blok 3 : (c) X (d) 3.013 X 1380 = 4.157.940 ---- (g)
- Abonemen: (7.700W X 40) / 1000 X 900 = 277.000 ---- (h)
- Total bayar = (f) + (g) + (h) = 4.895.740
| < Prev | Next > |
|---|






